Pasien Positif Covid-19 Desa Banjaran Sembuh

JEPARA – Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jepara inisial Eki Arif Setyawan (30) Desa Banjaran, Kecamatan Bangsri dinyatakan sembuh. Hal ini menyusul pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) konfirmasi yang menunjukan hasil negatif.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 dr. Fakhrudin, Rabu (13/5/2020), saat Jumpa Pers di Ruang Video Conference (Vicon) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jepara.

“Kabar gembira hari ini, hasil PCR konfirmasi di Rumah Sakit Wongso Negoro Semarang, pasien EAS menunjukkan hasil negatif Covid-19,” kata dia.

Dengan hasil tersebut, Eki yang saat ini berada di Rumah Sakit Graha Husada Jepara, akan segera dipulangkan ke rumahnya. “Besok pagi sekitar pukul 09.00 akan kita pulangkan ke Desa Banjaran,” kata dia.

Pasien tersebut dilakukan karantina di RS dengan pertimbangan kenyamanan. Selama masa isolasi yang bersangkutan tidak diberikan infus dan juga obat-obatan karena kondisinya cukup baik.

“Pasien hanya menjalankan aktifitas istirahat, makan dan minuman bergizi,” kata dia.

Eki merupakan kelahiran Jepara dan saat ini tinggal di Jakarta. Ia datang ke tempat adiknya di Desa Banjaran Kecamatan Bangsri pada 19 April dan mengalami gejala mengarah Covid.

Dia sempat dua kali periksa di puskesmas kemudian dirujuk ke RSUD RA Kartini Jepara. Setelah menjalani perawatan di rumah sakit kondisi tubuhnya membaik, sehingga diperbolehkan untuk pulang meskipun hasil swabnya belum keluar.

Dia diminta melakukan isolasi mandiri di rumah sejak 30 April. Namun saat hasil swab keluar pada pada Selasa 5 Mei, dia dinyatakan positif. Dengan begitu ia harus diakukan karantina intensif.

Awalnya pasien positif tersebut memang menjalani isolasi mandiri di rumah lantaran dinilai bersangkutan dan keluarganya dalam kondisi mampu untuk isolasi mandiri. Terlebih sebagaimana aturan untuk pasien dengan gejala ringan bisa rawat jalan atau swakarantina mandiri di rumah dan tetap dalam pengawasan petugas kesehatan setempat.

Setelah pasien dinyatakan positif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bergerak cepat dengan melakukan tracing kontak erat. Bahkan beberapa diantaranya sudah dilakukan swab. “Hasil tracing 10 orang kontak dekat juga negatif,” kata dia.

Dari catatan sebelumnya, ada 5 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Jepara. Pasien 01 (Keling) meninggal dunia, pasien 02 (Krapyak), 03 (Nalumsari), 04 (Mayong), 05 (Bangsri), sudah dinyatan sembuh. “Mudah-mudahan tidak ada pasien positif Covid-19 lagi di Kabupaten Jepara,” kata dia. (DiskominfoJepara/Dian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *