Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Tidak Harus Rawat Inap

JEPARA – Pasien yang sudah terkonfirmasi covid-19 (hasil swap pertama positif), ternyata tidak serta merta harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Dijelaskan oleh dr. Tri Adi Kurniawan, Sp.P. M.Kes,.FISR, dokter spesialis paru, indikasi pasien mendapatkan perawatan di rumah sakit sesuai protokol covid-19 adalah jika pasien bergejala sedang dan berat.

“Gejala ringan bisa rawat jalan atau swakarantina mandiri di rumah, dan tetap dalam pengawasan petugas kesehatan setempat,” ujarnya.

Penjelasan ini disampaikan oleh dr. Wawan, demikian sapaan akrab Ketua Tim Pengendalian dan Pencegahan Infeksi Coronavirus RSUD Kartini Jepara, menanggapi status pasien 05 (Pasien terkonfirmasi positif kelima di Jepara), yang saat ini menjalani swakarantina mandiri di rumahnya, Desa Banjaran, Kecamatan Bangsri.

“Jika yang ringan diisolasi di rumah sakit, perlu dipikirkan dampak psikis pasien. Bisa jadi malah akan mengalami tekanan psikis, sehingga justru mengganggu program pemulihan pasien tersebut,” jelas Wawan.

Ditambahkannya, pasien dengan gejala ringan perlu ekstra support dari lingkungan sekitar, yang tidak bisa diperoleh di ruang isolasi rumah sakit. “Beda kasus jika pasien dengan gejala sedang dan berat, maka wajib dilakukan perawatan isolasi di rumah sakit, karena butuh jalur infus dan oksigen untuk memperbaiki kondisinya,” pungkasnya. (DiskominfoJepara/Arif D)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *