Bertambah Lagi 1 Pasien Positif Covid-19 Asal Mayong

JEPARA – Prediksi kenaikan pasien positif Covid-19 usai lebaran terbukti, Setelah kemarin beruntun 5 pasien positif baru di Kabupaten Jepara, hari ini Kamis (28/5/2020), bertambah lagi menjadi 6 pasien terkonfirmasi positif covid-19. Kali ini pria berusia 25 tahun, warga Desa Mayong Kidul, Kecamatan Mayong.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jepara dr Fakhrudin mengatakan, pasien dipastikan positif setelah hasil Test Cepat Monocular (TCM) RSUD Kartini Jepara keluar. Sebelumnya, pasien sempat menjadi peserta pemeriksaan rapid test yang di gelar di Pasar Mayong, akhir pekan lalu.

Disampaikan, hasil yang diperoleh merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan Rapid Diagnostic Test (RDT) di Pasar Mayong pada Sabtu lalu. “Dengan adanya hasil positif covid, kami langsung melakukan tindakan penanganannya,” kata dia.

Hasil tracking yang dilakukan, pasien ini sebelumnya sempat pergi ke Jakarta. Ia bahkan baru pulang dari Jakarta pada 16 Mei 2020 lalu. Saat di Pasar Mayong ada program pemeriksaan rapid test masal, dia dengan inisiatif sendiri melakukan pemeriksaan RDT. Inisiatif ini dilakukannya sendiri setelah pulang dari Jakarta, saat mengetahui informasi ada pemeriksaan RDT gratis.

Sejak pulang dari Jakarta pasien juga sudah melakukan isolasi mandiri selama sepekan. Saat ini pasien juga masih terus diminta melakukan isolasi mandiri, sambil menjalani penanganan yang dilakukan GTPP Covid-19 Jepara. Sementara itu, terkait dengan hasil swab terhadap mereka yang terjaring dalam program RDT di tiga pasar lainnya, belum ada informasi lebih lanjut dari pihak RSUD Kartini Jepara.

“Pasien ini merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG). Kami juga sudah melakukan tracing orang dekat pasien covid,” katanya.

Tambahan satu pasien positif Covid-19 dari Mayong ini membuat daftar pasien positif Covid di Jepara bertambah menjadi 11 orang secara keseluruhan. Rinciannya sebanyak 6 orang saat ini masih dalam perawatan, 4 orang sembuh, dan 1 meninggal dunia. “Perkiraan kami ini baru awal, jika kesadaran masyarakat masih rendah akan semakin bertambah lagi,” kata dia. (DiskominfoJepara/Dian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *